Sebut saja dia "Lilin Bersumbu"
Dan ini kisahnya..
~
Namaku Lilin.
Aku punya sumbu yang bisa kau sebut "Hati"
Aku mudah meleleh, yang mungkin bisa kau sebut "Tangis"
Aku punya api, yang bisa kau sebut "Sepasang Sifatku"
Dan aku bisa memberi cahaya, yang mungkin bisa kau sebut "Cinta"
Aku melukai sumbu yang ku punya, semata untuk memberi cahaya dari apiku. Dan.. ya! Aku pasti meleleh.
Melukaiku? Mungkin
Menyakitiku? Mungkin
Aku akan mati? Pasti
Memberimu cahaya? Itu maksudku.
Ini untukmu.
Memberimu terang dalam gelap. Agar kau bisa melihat dan berjalan. Agar kau bisa menikmati keindahan yang nyata, tanpa meraba
Aku akan memberi "pertanyaan" ini untukmu, dan silahkan kau tanya padaku! (dan mungkin inilah yang ada difikiranmu)
"Hey lilin! Memberinya kemudian luka? Membahagiakannya kemudian mati? Apa aku boleh menyebutmu BODOH?"
Dan sekarang juga, akan kujawab.
Aku tidak bodoh! Mungkin kau yang harus lebih belajar lagi untuk membaca, kemudian mengerti. Agar tidak bodoh! Hey! Aku ini lilin! Ini hidupku, ini peranku dari NYA! Dan aku mengerti peran yang diberikan NYA untukku. Aku diciptakan untuk mu! Dan aku diciptakan untuk ini!
Aku mengerti peranku, peranku sebagai lilin bersumbu. Dan aku harus melakoni peranku sebagaimana peran itu adanya. Peranku didunia ini sebagai lilin bersumbu. Apa aku harus sepertimu? atau seperti lampu? Oh, tidak!! Lampulah yang ingin sepertiku! Atau kamu??
Aku diciptakan untuk menerangimu, dan kemudian mati. Aku cukup bahagia dengan itu. Karena aku berhasil melakoni apa peranku.
Tak perlu kau sibuk mencari jati diri. Karena kau pun terlahir dengan itu.
Jalani jalan ceritamu dengan jati dirimu. Dengan peranmu!
Aku lilin Bersumbu, ini peranku. Jangan kau sebut aku bodoh.
Pahami saja jalan ceritamu..
Dan boleh aku balik bertanya?
Apa "PERAN" mu???
(Apa kau ingin bodoh sepertiku, seperti katamu?? Tak perlu! Jalani saja peranmu!)
#LCQ