Wednesday, 8 February 2012

Surat Untuk Ayah~


Dear, Ayah

Apa kabarmu, Ayah??
Sedang apa??
Aku yakin sekarang, Ayah sudah sangat bahagia di Sana :)

Oh ya, apa Ayah ingat foto kita ini?? hehehe..


Pasti Ayah gak tau ini kapan. Aku ngambilnya saat Ayah sedang terlelap di Rumah Sakit.
Ayah paling jarang mau di foto, tapi kali ini Ayah gak bisa nolak :)

Yah, Lihat anakmu sudah besar!
20 menuju 21th, saat Ayah pergi..

Dulu waktu aku kecil, Ayah jarang sekali mau jawab pertanyaan2ku.
Kini aku baru sadar, ternyata Ayah sengaja dan membiarkan ku berusaha mencari tau sendiri. 
Ayah mengajarkanku tentang "MANDIRI"!!
Dan sekarang itu sangat berguna, Yah! :D
Apa jadinya jika aku belum bisa mandiri saat Ayah pergi???? ....... 
Terima kasih, Yah..
Oh iya... Aku juga masih ingat kata-kata Ayah dulu, 

"Sekarang hidupmu ditanganmu, kau mau menjadi sesuatu atau tidak, itu tergantung apa yang kamu lakukan!"

Kata-kata ini gak akan pernah aku lupa, Yah! Sampai kapanpun. :)

Yah, Semenjak 18 juni 2011, rumah kita sekarang jadi sepi. Semua sangat merindukan sosok Ayah, sosok yang tegas, sosok yang hebat, sosok yang jadi teladan, semuanya ada pada Ayah. Sungguh kami Rindu...
Ibu pun begitu, ia pasti sangat rindu Ayah. Tapi, kami bersyukur mempunyai sosok Ayah luar biasa, yang mendidik Ibu menjadi Wanita kuat dan hebat. Dia kuat, yah! Dan membuat kami semakin kuat! Pokoknya Ayah tenang aja! Oke  :)

Yah, gak bakal pernah habis cerita tentangmu. Tulisan ini hanyalah se-cuil, namun semuanya terangkum disini (HATI). Ayah, baik-baik disana, salam untuk-NYA. 
Lihat kami dari atas ya, Yah. 
Semoga kami bisa membuat Ayah bahagia, tersenyum dan tertawa disana. 



Salam Sayang & Rindu dari kami..
Untuk Ayah Tercinta,
DI SURGA





Friday, 3 February 2012

Sebuah Gambaran dari Coretan~



Ngomongin tentang "Butuh"
Mungkin gambar gw diatas cukup mewakili salah satu hal yang gw Butuh.
Dia yang gw tunggu, dia yang nanti bakal jadi Ibu dari anak2 gw, dia yang nanti bakal ada disamping gw, dia yang bakal ada nemenin hari tua gw, dia yang nanti bakal keriput bersama gw, dia yang bakal nopang gw wktu gw udah gak sanggup lg nopang dia, dia yang bakal merangkul hangat dalam dingin gw...
Ya, Dia!
Dia yang gw butuh, yang gw belum tau siapa dia.
Namun sekarang dia ada, ada dalam harinya dan sedang menyiapkan segala hal hingga nanti tiba saatnya bersama.

Dimanapun kamu & Siapapun kamu, "Ku ingin Tua bersamamu.."

Untukmu, yang ada di Masa Depan.

-LCQ-

   ☮

"Tuhan memberi yang kita Butuhkan, bukan yang kita Inginkan"

Bagaimana dengan kalimat ini, Saya INGIN mendapatkan yang saya BUTUHKAN.


Gw masih belum tau, beda yang gw "Butuhkan" dengan yang gw "Inginkan". Apa yang bisa membedakannya?? Keegoisan sebagai manusia pasti selalu bisa berdalih. Lu bisa aja bilang, "Itu yang gw Butuhin!!", tapi apa emang bener itu yang dibutuhin? Apa kita cm pengen doang?  "Butuh" itu apa sih?? 
Ya.. semua orang punya harapan dan gw yakin kita bisa meraih yang kita harapin, dibalik dukungan orang yang kita butuhin. Gw memang masih belum terlalu bisa membedakan "Butuh" & "Ingin". Tapi, setidaknya gw udah ngebuktiin pemberian Tuhan, yang memang bener2 sangat gw butuh dan itu adalah "KELUARGA". Ya, itu!!!

Tapi dalam hal lain, gw masih belum tau.. 
Semoga dari mereka yang gw BUTUH, semua yang gw INGIN ada didalamnya. Amin.


"Beri yang saya Butuh, Tuhan" -LCQ-