Dear, Ayah
Apa kabarmu, Ayah??
Sedang apa??
Aku yakin sekarang, Ayah sudah sangat bahagia di Sana :)
Oh ya, apa Ayah ingat foto kita ini?? hehehe..
Pasti Ayah gak tau ini kapan. Aku ngambilnya saat Ayah sedang terlelap di Rumah Sakit.
Ayah paling jarang mau di foto, tapi kali ini Ayah gak bisa nolak :)
Yah, Lihat anakmu sudah besar!
20 menuju 21th, saat Ayah pergi..
Dulu waktu aku kecil, Ayah jarang sekali mau jawab pertanyaan2ku.
Kini aku baru sadar, ternyata Ayah sengaja dan membiarkan ku berusaha mencari tau sendiri.
Ayah mengajarkanku tentang "MANDIRI"!!
Dan sekarang itu sangat berguna, Yah! :D
Apa jadinya jika aku belum bisa mandiri saat Ayah pergi???? .......
Terima kasih, Yah..
Oh iya... Aku juga masih ingat kata-kata Ayah dulu,
"Sekarang hidupmu ditanganmu, kau mau menjadi sesuatu atau tidak, itu tergantung apa yang kamu lakukan!"
Kata-kata ini gak akan pernah aku lupa, Yah! Sampai kapanpun. :)
Yah, Semenjak 18 juni 2011, rumah kita sekarang jadi sepi. Semua sangat merindukan sosok Ayah, sosok yang tegas, sosok yang hebat, sosok yang jadi teladan, semuanya ada pada Ayah. Sungguh kami Rindu...
Ibu pun begitu, ia pasti sangat rindu Ayah. Tapi, kami bersyukur mempunyai sosok Ayah luar biasa, yang mendidik Ibu menjadi Wanita kuat dan hebat. Dia kuat, yah! Dan membuat kami semakin kuat! Pokoknya Ayah tenang aja! Oke :)
Yah, gak bakal pernah habis cerita tentangmu. Tulisan ini hanyalah se-cuil, namun semuanya terangkum disini (HATI). Ayah, baik-baik disana, salam untuk-NYA.
Lihat kami dari atas ya, Yah.
Semoga kami bisa membuat Ayah bahagia, tersenyum dan tertawa disana.
Salam Sayang & Rindu dari kami..
Untuk Ayah Tercinta,
DI SURGA

No comments:
Post a Comment